Kelahiran Kembali Merek Tidur

Di antara merek-merek mati atau yang sedang tidur, terkadang ada kesempatan kedua: kelahiran kembali (rebirth) merek. Pada tahap ini merek yang telah menghilang dari pasar dilansir ulang (merek memperoleh kehidupan keduanya,  misalnya ‘kelahiran kembali’ Green Sands).

Ada kelebihan sekaligus kekurangan dari strategi kelahiran kembali merek dibandingkan  kalau kita melansir merek yang benar-benar baru.  Merek yang tak lagi eksis di pasar mungkin masih memiliki kesadaran nama merek dan kepopuleran yang tinggi, sehingga bisa menekan biaya komunikasi pemasaran.

Namun ada juga kerugian yang membayangi. Pertama, harus disadari bahwa umumnya ada alasan kuat saat menarik merek dari pasar waktu itu. Misalnya, merek itu mungkin ditarik dari pasar lantaran publisitas negatif. Asosiasi negatif semacam itu – di samping kesadaran nama yang tinggi – bisa merintangi suksesnya peluncuran ulang.

Pilihan yang lebih realistis adalah pemakaian merek untuk produk yang lebih modern. Contoh kasus kelahiran kembali merek adalah perusahaan penerbangan PanAm, yang ditarik dari pasar Australia tahun 1991 dan dilansir lagi tahun 1996; merek sepeda motor Ducati, yang menghilang lama dan muncul lagi di pasar Indonesia pada tahun 1990an.

About these ads

1 Komentar

  1. Ducati di Indonesia bukankah semata-mata perhitungan bisnis..? Di mana jaman Soeharto merk Japan menjadi anak kesayangan..


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.