Sudah menjadi tugas pembuat iklan dan tim kreatifnya untuk membuat iklan yang berkesan dan mampu menimbulkan dampak ‘arousal’ semaksimal mungkin. Namun bagaimana kalau antara iklan dan kenyataannya tidak sama?
Contoh berikut mungkin bisa berbicara banyak:
iklan yang spektakuler
Kenyataannya bisa kita lihat sendiri: dua anak dalam gamber kedua nampaknya tidak begitu ‘excited’ sebagaimana ‘dijanjikan’ dalam iklan.
Belum Ada Tanggapan
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan sebuah tanggapan



