Kemampuan pikiran kita untuk menata persepsi ada batasnya. Inilah yang disebut sebagai ambang batas inderawi (sensory threshold). Masalah yang ada di sini adalah bahwa meskipun ada banyak pesan, namun pikiran kita tidak mampu menampung semua input indrawi. Daya pendengaran atau penglihatan kitakadang tidak setajam binatang. Dalam konteks berbeda kita sudah bahas implikasinya, yaitu dalam pesan [...]
November 14, 2008
Kategori: IMC, Pemasaran, Perilaku Konsumen . Yang berkaitan:
afektif, ambang batas, batas ambang, eksperimen, imaji iklan, inderawi, kemasan, kognitif, merek, merek favorit, musik, persepsi, pesan audio, responden, riset pemasaran, subliminal, swalayan . Penulis: uyungs . Komentar: 1 Komentar
Faktor gender masih relevan dalam segmentasi. Satu tren penting pada tahun 2000-an adalah perubahan yang terus terjadi pada ‘konsumen wanita’. Meningkatnya angka perceraian dan pasar ‘lajang’ mendukung terjadinya perubahan peran gender, kini wanita menjadi lebih individualis dengan mengurusi kariernya sendiri ketimbang sekedar menjadi ibu rumah tangga. Pemasaran yang ditujukan pada wanita masih mungkin akan terus [...]
Oktober 16, 2008
Kategori: IMC, Pemasaran, Perilaku Konsumen . Yang berkaitan:
citra, gender, homoseksual, ibu rumah tangga, iklan, jender, lajang, merek, metroseksual, perceraian, perubahan peran, rokok, wanita karir . Penulis: uyungs . Komentar: 1 Komentar
Perang merek yang bikin semua orang di dunia pemasaran menahan nafas, mengerinyitkan dahi dan lalu garuk-garuk kepala, tentu saja antara dua merek raksasa yaitu Coca Cola dan Pepsi. Kedua-duanya berasal dari Amerika Serikat, negara yang sekarang lagi sibuk mengadakan pilcapres.
Semenjak dua merek tersebut ditahbiskan, masing-masing pada tahun 1886 dan 1903 antara keduanya sudah terjadi persaingan, [...]
Oktober 15, 2008
Kategori: Branding, IMC, Pemasaran . Yang berkaitan:
Amerika Serikat, cetak, Coca Cola, Coke, etika, iklan, kreativitas, merek, Pemasaran, Pepsi, perang, preferensi, raksasa, simpati, video . Penulis: uyungs . Komentar: & Komentar
Agar kriteria reach, frekuensi, dan dampak (impact) dapat diraih secara maksimal; pengiklan berusaha menemukan media yang paling efektif untuk men-deliver pesan dalam jumlah exposure yang diinginkan kepada audiens sasaran. Reach dipandang sangat penting untuk peluncuran produk baru, perluasan merek
terkenal, flanker brand, atau merek yang frekuensi pembeliannya rendah, serta apabila pemasar membidik pasar sasaran yang luas. [...]
Oktober 14, 2008
Kategori: Branding, IMC, Pemasaran . Yang berkaitan:
merek, promosi, iklan, televisi, radio, pesan, warna, media, dampak, audiens, biaya, kepercayaan, reach, frekuensi, exposure, flanker brand, sasaran, pasar`sasaran, media cetak, media planner, perencana media, kebiasaan, remaja, visualisasi, Polaroid, koran, sirkulasi . Penulis: uyungs . Komentar: 1 Komentar