Iklan-iklan yang membuat dunia iklan punya nama jelek

Terkadang demi menembus fenomena clutter dan attention scarcity, pengiklan menabrak norma-norma etika periklananan. Yang mereka kejar adalah attention… attention dan attention belaka. Namun dengan sikap mereka yang kurang bertanggung-jawab ini, muncullah di media iklan-iklan yang menimbulkan perasaan tidak nyaman, enek (bagaimana yah menjelaskan perasaan ini? .. yang jelas bikin kita pengen muntah), kesal dan bahkan rasa terancam.

Kilah mereka adalah: ini masalah kreativitas bung! kalau anda tak suka, silahkan jangan dilihat.. Begitulah respon mereka kalau hasil karyanya dikritisi. Kira-kira begitu pula yang dikatakan oleh  designer Stefano Gabbana tentang iklan bertema perkosaan dari Dolce Gabbana yang kontroversial:

Stefano Gabbana says that he regrets the way the ad was perceived and insists that he and his partner Domenico Dolce were not intending to demean women. He adds that the image is artistic and was meant to “recall an erotic dream, a sexual game.

 

yang ini bikin muntah

yang ini bikin muntah

Namun, yang patut diapresiasi biasanya mereka akan menarik iklan tersebut setelah banyak pihak berteriak memprotes atau kalau memungkinkan iklan tersebut direvisi atau dimodifikasi. Contoh iklan lain yang gives advertising a bad name (mirip judul lagu rock nih) antara lain iklan rokok di Israel berikut:

2 Komentar

  1. iya pak memang kreativitas sering dijadikan tameng untuk bebas berbuat apa saja.

    oia pak kalo mau tau caranya buat toko online sendiri, mampir ke blog saya ya…

  2. LUCU


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s