Merek tidur bukan sleeping beauty

Pada tahap penurunan, nyaris tidak ada dana yang diinvestasikan pada pengembangan merek. Di tahap ini banyak terjadi ‘merek tidur’ (sleeping brand), yang hanya dibeli sekelompok kecil konsumen loyal. Contoh-contoh merek tidur adalah sabun cuci Dino, pastilles Pagoda dan minuman Green Shand. Saporito menyebut merek-merek ini sebagai ‘merek masa lalu’ (has been brand).

Pada tahap penurunan, pemasar mungkin memutuskan menghidupkan kembali merek tidur. Contoh merek yang dilansir ulang adalah merek pakaian dalam wanita Wonderbra. Wonderbra (disebut juga ‘push-up bra’) dilansir tahun 1968 dan diremajakan lagi akhir tahun 1991. Pada kemunculannya kembali, Kylie Minogue mempromosikan Wonderbra dengan motto ‘Say goodbye to your feet’.

Bila repositioning umumnya terbatas pada iklan dan kemasan, dalam pelansiran ulang (relaunch), produk dirubah secara drastis. Pada peluncuran ulang itu bisa ditekankan pula penggunaan baru sebuah merek atau bahkan mengaitkan produk baru dengan merek tersebut guna merevitalisasi merek itu kembali.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s