Merek diganti karena kesal pada Maradona

Volkswagen terpaksa merubah nama model baru hanya beberapa saat sebelum peluncuran mobilnya dari Diago ke Vento, karena di Inggris saat itu banyak orang lagi kesal dengan Diego Maradona terkait dengan gol kontroversialnya di Piala Dunia sehingga Inggris tersisih di final.

Di Perancis, merek Toyota MR2 diganti menjadi MR saja, lantaran MR2 dibaca ‘merdeux’ yang artinya penuh kotoran manusia. Di Inggris merek deodoran Axe dari Unilever diganti namanya jadi Lynx, karena nama Axe memicu terlalu banyak asosiasi negatif (yaitu senjata mematikan).

Memang dalam pemilihan nama merek, pemasar juga perlu mempertimbangkan kemungkinan memakai nama merek itu di wilayah bahasa lain. Di satu sisi, pemasar perlu memikirkan proteksi hukum nama merek itu; sementara di sisi lain, mesti dilihat pula apakah nama yang dipilih punya asosiasi negatif lain di wilayah bahasa lain.

Misalnya, di Portugal makna harfiah Nescafé adalah ‘ini bukan kopi’. Jika saat merek baru dilansir sudah ada rencana pemakaian merek itu di negara-negara lain nantinya, maka sebaiknya hal ini ini diperhatikan dalam pemilihan nama merek.

1 Komentar

  1. Memang sulit mencari nama merk yang bisa diterima diseluruh dunia. Nama yang baik di suatu tempat bisa berarti buruk di tempat lain. Untuk kasus ini pemegang merk mungkin harus melakukan melakukan survey lokal sebelum masuk ke satu tempat.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s