Unifikasi, satu rahasia iklan kreatif

Kurang lebih 10% dari iklan-iklan yang memenangi penghargaan kreativitas di seluruh dunia menggunakan logika Unifikasi.  Teknik ini menghasilkan kombinasi atau pembauran yang tak terduga antara simbol produk dengan simbol benefit produk. 

Pada penampakan pertama pada iklan yang Anda lihat tampil sesuatu  yang agak ganjil, disusul dengan kesadaran secara bertahap bahwa gambar itu menunjukkan sebuah pasta gigi dengan rasa stroberi.

Baca lebih lanjut

Iklan

Keterlibatan Konsumen (Involvement)

Pendekatan berdasar motivasi kini makin diperluas oleh

penelitian pemasaran yang menyangkut keterlibatan.  Bila motivasi menjelaskan dorongan internal yang terkait dengan kebutuhan seseorang, maka keterlibatan lebih didasarkan pada hubungan antara konsumen dengan sebuah kategori produk tertentu. Baca lebih lanjut

Bauran Pemasaran Jasa

Dua maskapai penerbangan, Southwest Airlines dari Amerika Serikat dan  Singapore Airlines dari Singapuramengikuti model proses penyediaan jasa yang bertolak belakang. Southwest tidak memberikan layanan ekstra (tanpa makan, tanpa nomor kursi), tanpa pembedaan layanan, menawarkan penerbangan murah untuk penerbangan domestik jarak dekat. Seluruh bukti yang ada menunjukkan konsistensinya pada visi dan positioning pasarnya.

layanan mewah SIA

layanan mewah SIA

 Sebaliknya Singapore Airlines, memfokuskan diri pada pelancong bisnis internasional dan dengan amat detil memperhatikan kebutuhan individual mereka. Jadi prosesnya benar-benar customized terhadap kebutuhan penumpang secara individual, sementara itu karyawan diberi wewenang untuk memberikan layanan ekstra di luar standar setiap saat diperlukan. Kedua maskapai penerbangan tersebut bisa dikatakan sukses.

 

Pembajakan merugikan merek asli

Bukti lain merek mampu merepresentasikan nilai finansial adalah pembajakan (counterfeiting) dalam skala besar. Dalam kasus pembajakan merek, nama merek terkenal dipakai pabrikan lain secara ilegal. Pembajakan merek menyebabkan kerugian finansial bagi pemilik sah merek itu. Konon total nilai  perdagangan produk atau barang bajakan telah mencapai $ 120 – $ 180 milyar setahunnya (mendekati 3 – 5 % nilai perdagangan dunia). Pembajakan tak hanya terbatas pada parfum, makanan, sepatu, arloji dan minuman beralkohol; namun juga merambah pula pasar obat-obatan dan suku-cadang palsu untuk pesawat dan pembangkit tenaga nuklir.

Ungkapan Michael Perry dari Unilever secara jenaka menggambarkan masalah merek bajakan. ‘Tak masalah kalau saya mesti duduk di satu meja dengan pesaing, tapi saya tak terima kalau mereka makan dari piring saya.’

 

Baca lebih lanjut

Ambient Advertising

Ambient advertising adalah pendatang baru dalam dunia periklanan luar ruang dan masih belum banyak tersentuh kalangan akademis. Masih belum ada definisi yang tepat bagi ambient advertising, meski banyak contoh yang bisa diketengahkan.

iklan ambient Yamaha

iklan ambient Yamaha

 

                  Terlepas dari tujuan kampanye, calon ‘pengiklan ambient’ perlu memikirkan  kaitan antara ambient media, produk atau jasa yang diiklankan dan kedekatan iklan dengan lokasi penjualan. Ambient advertising menjadikan pesan sebagai bagian lingkungan dekat konsumen. Dalam ambient advertising, pesanlah yang menjadi media. Misalnya, kampanye yang dijalankan di stasiun bawah tanah London, kampanye ini mengganti pegangan tangan di dalam kereta dengan botol-botol deodoran kosong. Para komuter yang bergelantungan pada pegangan tangan sebenarnya berada dalam posisi yang mengeksposkan bau ketiak mereka pada penumpang lain, membuat dampak botol-botol deodoran ini menguat berlipatganda. Dalam kampanye ini, ada kaitan yang jelas antara produk yang diiklankan dengan ambient media. Baca lebih lanjut

Harga Indikator Kualitas?

Salah satu indikator kualitas produk adalah harga (harga mahal mendorong persepsi kualitas yang tinggi).

label harga

label harga

Namun bagi konsumen tertentu, harga tidak dianggap sebagai indikator kualitas yang kuat. Bagi produk yang intens diiklankan, merek ada di posisi lebih tinggi dalam hirarki atribut ketimbang harga. Sebaliknya, harga amat mempengaruhi persepsi kualitas jika merek tak banyak diiklankan. Baca lebih lanjut

Citra Merek: Nivea itu lembut dan biru

Kata ‘citra’ biasanya menunjukkan ‘gambaran’ yang dimiliki seseorang tentang sesuatu atau seseorang, atau dalam makna khusus, ‘pendapat stereotipikal publik umum tentang seseorang atau sesuatu’. Gambaranvisual ini mungkin didasarkan pada ciri konkrit obyek atau orang tertentu serta segala jenis aspek imaterial atau aspek tak relevan.

Kita kerap telah membentuk citra tentang sesuatu atau seseorang walau belum bersentuhan dengan obyek atau subyek tadi. Gardner dan Levy mungkin penulis pertama yang memakai istilah ‘citra’ dalam konteks pemasaran. David Ogilvy akhirnya jadi perintis yang menekankan pentingnya citra dalam iklan. Aspek penting pada citra merek adalah gambaran mental Baca lebih lanjut