Strategi Positioning Obama mengaduk-aduk emosi warga Amerika

Dari aspek pemasaran dan branding, hikmah yang bisa kita pelajari dari sukses marketing Obama dari hanya sebagai tokoh lokal Illinois menjadi orang nomer 1 di planet bumi adalah:I HAVE A DREAM

1. pesan inti yang simpel

2. relevansi dan

3. konsistensi;

mungkin kalau ada lagi yang bisa ditambahkan adalah (emotional branding):

‘aura ketulusan’ Obama yang kuat yang mampu menyentuh dan mengaduk-aduk emosi dan membangkitkan asosiasi rakyat Amerika  pada  tema kuat lainnya: I HAVE A DREAM.   Baca lebih lanjut

Strategi Merek Monolitik dan Dualitik

Perusahaan yang memilih strategi merek monolitik memakai satu nama merek dan satu style visual pada kelompok produk atau kategori produk yang berbeda-beda. Contohnya adalah Philips (lampu, TV, CD player) dan Yamaha (sepeda motor, piano).  Merek dalam hal ini disebut sebagai ‘family brand’ atau ‘umbrella brand’.

              Dalam strategi merek dualitik, perusahaan memakai dua nama merek untuk produk yang sama: satu nama merek bersama (biasanya nama perusahaan) dan satu nama merek untuk masing-masing produk. Ada dua alternatif yang mungkin dijumpai dalam strategi merek dualitik:

  1. Nama merek individual merupakan ekstensi lini produk dari nama merek bersama (ekstensi lini produk bisa terdiri dari huruf atau angka).
  2. Nama merek individual didukung dengan penambahan nama merek bersama (endorsement). Misalnya nama Wing Food dipakai dalam produk mie Sedaap. Baca lebih lanjut

Strategi Ekstensi Merek untuk membangun portofolio merek

Strategi merek yang sukses membuat penetrasi ke berbagai pasar lebih mudah dilakukan. Strategi ekstensi dan strategi endorsemen adalah dua strategi merek yang mencoba untuk memanfaatkan kapitalisasi nama merek yang sudah ada. Di antara merek-merek yang terbilang sukses di Amerika, konon tidak kurang dari 66% lahir dari perluasan lini atau merek. Sebuah riset menyimpulkan bahwa asalkan pesan komunikasi pemasarannya tepat, efektivitas iklan berpeluang lebih besar bagi merek hasil ekstensi ketimbang peluncuran merek yang sepenuhnya baru.

Baca lebih lanjut

Strategi Endorsemen Merek

Sebagai alternatif dari strategi ekstensi, dalam mengeksploitasi nilai-nilai laten merek, pemasar bisa juga memilih strategi endorsemen. Bila dalam strategi ekstensi semua produk memiliki nama merek tunggal, maka dalam strategi endorsemen produk-produk baru diberi nama merek baru yang unik. Selain nama merek yang unik, dalam strategi endorsement produk baru juga disokong nama endorser (biasanya nama perusahaan, Unilever misalnya). Dalam strategi ini endorser memberi endorsemen, bentuk sokongan atau dukungan, yang bisa dianggap sebagai garansi atau rekomendasi. Baca lebih lanjut