Positioning dan komunikasi pemasaran

Penentuan positioning merek biasanya dilakukan pada 2 dimensi, yakni: harga relatif  merek dan dimensi intrinsik (yang ditawarkan merek pada konsumen, baik dalam aspek- aspek material maupun imaterial). Pemasar bisa memilih antara ketiga strategi positioning harga berikut: strategi biaya rendah (low cost), premium dan prestis.

Kebijakan pricing atau penetapan harga bisa disesuaikan sesuai strategi masing-masing. Pada strategi biaya rendah, pemasar memilih bersaing dengan menawarkan harga serendah mungkin (ingat Asia Air). Sebaliknya, pada strategi pemium dan prestis, pemasar menghindari jor-joran persaingan harga dengan menawarkan produk yang tinggi maknanya di mata konsumen (lewat strategi diferensiasi); untuk harga prestis, derajat diferensiasinya bahkan sangat tinggi (baik dari aspek material maupun imaterial).

Baca lebih lanjut

Akuisisi untuk Membangun Portofolio Merek

Dibandingkan dengan pengembangan merek sendiri, akuisisi merek menawarkan cara cepat dalam membangun portofolio merek. Anda mungkin telah mengetahui merek-merek lokal yang telah diakuisisi oleh perusahaan multinasional tak kurang dari obat nyamuk Tiga Roda (Reckit Benckiser), saos tomat dan sambal ABC (oleh HJ Heinz), susu SGM (Royal Numico), air mineral Aqua (Danone), kecap cap Bango, teh Sariwangi dan makanan kudapan Taro (Unilever), biskuit Helios dan Nyam-Nyam (Arnott’s/Campbell). Baca lebih lanjut