Citra Merek: Nivea itu lembut dan biru

Kata ‘citra’ biasanya menunjukkan ‘gambaran’ yang dimiliki seseorang tentang sesuatu atau seseorang, atau dalam makna khusus, ‘pendapat stereotipikal publik umum tentang seseorang atau sesuatu’. Gambaranvisual ini mungkin didasarkan pada ciri konkrit obyek atau orang tertentu serta segala jenis aspek imaterial atau aspek tak relevan.

Kita kerap telah membentuk citra tentang sesuatu atau seseorang walau belum bersentuhan dengan obyek atau subyek tadi. Gardner dan Levy mungkin penulis pertama yang memakai istilah ‘citra’ dalam konteks pemasaran. David Ogilvy akhirnya jadi perintis yang menekankan pentingnya citra dalam iklan. Aspek penting pada citra merek adalah gambaran mental Baca lebih lanjut

Iklan

Persepsi Resiko: tip buat penggiat Internet Marketing

 

Pernahkah Anda merasa tertarik pada produk yang ditawarkan dalam program direct response (DRTV) di televisi? Semua benefit produk ditonjolkan secara rinci dan meyakinkan. Namun Anda ragu karena tidak bisa melihat atau menyentuh secara langsung produk yang ditawarkan itu.

beli atau tidak?

beli atau tidak?

Saat mengambil keputusan konsumen mesti menimbang-nimbang resikonya berupa resiko keuangan, sosial, fisik atau lainnya. Mengurangi ketidakpastian tidak sama dengan mengurangi resiko. Bila konsumen sadar berbagai kemungkinan yang bisa terjadi makin menurunlah derajat ketidakpastian dan ketidakjelasan, walau tidak mengurangi resiko itu sendiri. Jadi, informasi berfungsi mengurangi ketidakpastian atas alternatif yang ada karena resiko lebih rinci dijabarkan, misalnya dengan menyadari efek samping obat.

Persepsi resiko bisa menimbulkan konflik bagi pembuat keputusan. Baca lebih lanjut

Award, qualification mark dan sertifikasi dalam pengembangan merek

Dalam pengembangan merek, pemasar bisa memanfaatkan asosiasi-asosiasi dan reputasi yang terbangkitkan di benak konsumen lewat pemanfaatan qualification mark atau sertifikat. Istilah ‘qualification mark’ dipakai guna mengacu pada penilaian atas sebuah produk, misalnya penghargaan atau award ICSA (Indonesia Customer Satisfaction Award) yang menandakan bahwa produk atau layanan tersebut telah menunjukkan kinerja terbaik dalam hal kepuasan konsumen.

Sedangkan, istilah ‘sertifikat’ digunakan untuk penilaian terhadap proses produksinya (barang atau jasa), seperti sertifikat ISO (International Standards Organization). Qualification mark dan sertifikat menginformasikan mutu produk, Baca lebih lanjut

KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU: Paradigma baru atau sekedar istilah baru?

Paradigma komunikasi yang selama ini dianut, yang hanya mementingkan upaya perusahaan memikat konsumen dengan mengandalkan iklan dan promosi semata mulai dipertanyakan banyak pihak.

Munculnya berbagai inovasi piranti komunikasi, pesan dan audiens memaksa perusahaan menoleh pada integrated marketing communications (IMC) atau Komunikasi Pemasaran Terpadu.

Baca lebih lanjut

Memulihkan Kepercayaan terhadap Merek

Komitmen perusahaan sangat krusial dalam mendengar dan merespon suara konsumen. . Diharapkan dengan kesungguhan upaya itu tumbuh kepercayaan pelanggan pada kejujuran, integritas, dan keandalan merek. Kepercayaan atau trust tersebut cerminan dari rasa aman pada diri pelanggan karena mereka yakin bahwa merek yang mereka pilih serta experiential process yang mereka jalani akan memenuhi ekspektasi mereka. Pemasar tidak bisa lagi mengambil resiko kehilangan sejumlah pelanggan hanya lantaran ketidakpuasan pelanggan diabaikan. Lebih baik perusahaan mengorbankan uang yang relatif sedikit untuk mengkompensasikan kekecewaan konsumen tersebut melalui program service recovery atau win-back marketing program. Tidak sekedar dengan merespon komplain, namun terutama juga penanganan pada saat-saat kritis.

Di Amerika, pernah terjadi bencana pada merek tertentu yang malah membuat kepercayaan konsumen justru makin terdongkrak. Baca lebih lanjut